Diguyur Hujan, Diterpa Angin

Untuk kesekian kalinya, angin kencang disertai hujan deras memporakporandakan sebagian kawasan kota Surabaya. Meski sapuan angin berlangsung tak sampai satu jam, puluhan pohon dan papan reklame bertumbangan. Sebagian di antaranya bahkan roboh menimpa rumah dan menimbulkan beberapa korban cedera.
Ada dua reklame yang kondisinya paling parah. Dua-duanya berada di Jl. Raya Wonokromo, persisnya di sebuah gang dekat jembatan layang Mayangkara, dan satu lagi reklame menembus atap bangunan di dekat Terminal Joyoboyo. Ukuran kedua papan reklame itu hampir sama, sekitar 6 x 12 meter dengan ketinggian tiang sekitar 15 meter.
Reklame billboard di dekat Jembatan Mayangkara terputus dari tiangnya. Papan itu patah terbagi dua dan menimpa rumah di bawahnya. Untung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Lain lagi kondisi reklame menembus atap di dekat Terminal Joyoboyo. Tiang reklame berdiameter sekitar 50 sentimeter itu patah di bagian pangkal dan ambruk melintang di Jalan Raya Wonokromo. Sebuah mobil Suzuki Carry yang kebetulan melintas, pecah kaca depannya, terkena papan itu.
Akibat dua kejadian itu, lalu lintas di jalan superpadat itu macet total sekitar tiga jam. Baik yang dari arah kota maupun yang akan ke Sidoarjo. Bahkan, aparat kepolisian terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang masuk Jl. A. Yani dan Jl. Raya Darmo.
Kondisi senada terlihat di Raya Darmo, persisnya depan kantor BCA. Di sana, sebuah reklame ambruk menimpa rumah penduduk yang beralamat di Raya Darmo Nomor 10. Akibatnya, nyaris seluruh genteng rumah itu hancur. Bahkan, papan reklame berukuran raksasa itu menerobos ke dalam atap. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Hujan kemarin juga menyebabkan genangan air di beberapa lokasi. Misalnya, di pertigaan jalan raya Darmo dengan jalan Polisi Istimewa. Ketinggian genangan air di kawasan tersebut mencapai 30 sentimeter.
Yang menarik, hujan es terjadi di sebagian kawasan Surabaya Barat dan sebagian Surabaya Utara. Misalnya, di sebagian Jl. Mayjend Sungkono hingga Jl. HR Muhammad. Butiran kristal mirip gula pasir berjatuhan menimbulkan bunyi gemerisik.
Di sepanjang Jalan Raya Ngagel sedikitnya terdapat tiga pohon yang tumbang. Di kawasan Jalan Flores, tepatnya depan rumah No. 16, sebuah mobil Kijang Pikap L 7837 BI rusak tertimpa pohon. Untung, sopirnya tidak cedera.
Sebuah pohon besar di Jalan Lombok No. 3 menimpa rumah yang dijadikan Kantor DPD Ardin Jatim. Akibatnya, kabel listrik putus dan atap rumah itu hancur terkena dahan pohon.




